Langsung ke konten utama

Disclaimer

Disclaimer for Kata Ustadku

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at cancer.rock@gmail.com

Disclaimers for Kata Ustadku

All the information on this website - https://kataustadku.blogspot.com/ - is published in good faith and for general information purpose only. Kata Ustadku does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (Kata Ustadku), is strictly at your own risk. Kata Ustadku will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website. Our Disclaimer was generated with the help of the Disclaimer Generator.

From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.

Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah seorang Habaib dan ikan terbesar di dunia

Dikisahkan bahwa kisah ini terjadi pada zaman Sayyidil Habib Ahmad bin Hasan Al-Attos. Pada dulu kala para salafunas sholeh sangatlah gemar melakukan musafir, berdaganng sekalian berdakwah. seperti halnya para wali songo yang ada di indonesia. dan kebiasaan tersebut sangatlah lekat dengan para ulama-ulama kita terdahulu. mereka senang dan gemar mengarungi lautan. dan hal tersebut juga dilakukan oleh Sayyidil Habib Ahmad bin Hasan Al-Attos.  beliau melakukan perjalanan yang melewati lautan beserta rombongannya. ditengah perjalanan Sayyidil Habib Ahmad bin Hasan Al-Attos melihat sebuah pulau yang besar dan gersang yang berada di tengah lautan luas. sehingga beliau berniat berhenti sejenak di pulau tersebut sembari ingin melakukan sholat dan kegiatan-kegiatan lainnya seperti makan, masak dan lain sebagainya.  di pulau tersebut Sayyidil Habib Ahmad bin Hasan Al-Attos beserta rombongannya melakukan aktifitas seperti biasa, Sayyidil Habib Ahmad bin Hasan Al-Attos melakukan sholat da...

Kisah bergurunya ibnu arabi kepada seekor ikan kecil

pada dulu kala ada seorang ulama besar dan seorang imam besar yang bernama Al-Ibnu Arabi. Imam Al-Ibnu arabi pernah Allah berikan pelajaran di tengah lautan hanya dengan seekor ikan kecil. Alkisah pada waktu itu ketika Al-Imam Al-Ibnu arabi melakukan perjalanan dengan menaiki perahu, di tengah lautan Al-Imam Al-Ibnu arabi di hempas oleh ombak-ombak yang besar yang tiada henti-hentinya. pada waktu ketika ombak begitu besar Al-Imam Al-Ibnu arabi mengatakan diatas perahu "Wahai lautan yang kecil diam kau. karena diatas engkau ada lautan ilmu yang sangat besar sedang melakukan perjalanan". setelah AlImam Al-Ibnu arabi mengatakan perkataan tersebut, kemudian Allah menunddukkan lautan tersebut dengan wasilah perkataan AlImam Al-Ibnu arabi sehingga lautan tersebut menjadi tenang dan tidak ada lagi ombak-ombak besar. dan Allah memang membuat semua Alam itu tunduk kepada orang alim, bahkan dikatakan bahwasanya "Siapa orang yang memiliki ilmu dan mengamalkan ilmunya maka Allah jad...

Misteri lautan yang Allah letakkan di dalamnya

dikatakan bahwa lautan ini adalah sesuatu yang sangat besar di dunia ini bahkan sebagian mengatakan 70% adalah laut dan sisanya adalah daratan. oleh karena itu sebagian solihin beliau mengatakan bahwasanya semua yang ada didarat itu ada dilaut apapun itu.  itu sudah terbukti kalau yang ada didaratan itu pasti ada lautan bahkan yang berbentuk manusiapun itu ada dilautan yang pernah ada di suatu kitab bahwa dilautan itu ada sosok yang persis sebuah wanita kalau kita sebut sekarang ikan duyung.  bahkan dikatakan bahwasanya para nelayan dulu itu tidak diambil mereka perkataany karena diantara mereka ada yang fasik karena mereka meninggalkan rumahnya sampai berbulan-bulan,bahkan di tengah lautan mereka kadang mendapatkan ikan persis seperti wanita dan cantiknya seperti wanita.  dan perkataan bahwasanya semua yang ada didarat itu ada dilaut dan kalimat ini kalau tidak salah didapat dari Al-Habib Ali Mahsyur kakak dari Al-Habib Umar bin Hafidz. bahkan tambang harta yang paling b...